Dewi Lestari - Penulis Genius Dan Multitalenta

08 May 2014    View : 609    By : Amidah Budi Utami


Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee adalah anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Yohan Simangunsong dan Turlan br Siagian (Alm). Dee merupakan alumnus SMA Negeri 2 Bandung dan lulusan Universitas Parahyangan, jurusan Hubungan Internasional.

(diambil dari harianjogja.com)

Dee sejak kecil memang telah akrab dengan musik. Ayahnya adalah seorang anggota TNI yang belajar piano secara otodidak. Dee pernah menjadi backing vocal untuk Iwa K., Java Jive dan Chrisye. Sekitar bulan Mei 1994, ia bersama Rida Farida dan Indah Sita Nursanti bergabung membentuk trio Rita Sita Dewi (RSD) atas prakarsa Ajie Soetama dan Adi Adrian.

Trio RSD meluncurkan album perdana "Antara Kita" pada tahun 1995 yang kemudian dilanjutkan dengan "Bertiga" (1997). RSD kemudian berkibar di bawah bendera Sony Music Indonesia dengan merilis album "Satu" (1999) dengan lagu andalan antara lain, "Kepadamu" dan "Tak Perlu Memiliki".

Tanggal 16 Februari 2001, Dee merilis novel pertamanya yang sensasional, Supernova seri pertama: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh. Novel yang laku 12.000 eksemplar dalam tempo 35 hari dan terjual sampai kurang lebih 75.000 eksemplar ini banyak menggunakan istilah sains dan cerita cinta.

Sebelum Supernova keluar, tak banyak yang tahu kalau Dee sering menulis. Tulisan Dee pernah dimuat di beberapa media. Salah satu cerpennya berjudul "Sikat Gigi" pernah dimuat di buletin seni terbitan Bandung, Jendela Newsletter, sebuah media berbasis budaya yang independen dan berskala kecil untuk kalangan sendiri.

Tahun 1993, ia mengirim tulisan berjudul "Ekspresi" ke majalah Gadis yang saat itu sedang mengadakan lomba menulis di mana ia berhasil mendapat juara pertama. Tiga tahun berikutnya, ia menulis cerita bersambung berjudul "Rico the Coro" yang dimuat di majalah Mode. Bahkan ketika masih menjadi siswa SMA Negeri 2 Bandung, ia pernah menulis sendiri 15 karangan untuk buletin sekolah.

Sukses dengan novel pertamanya, Dee meluncurkan novel keduanya, Supernova seri kedua berjudul Akar pada 16 Oktober 2002. Novel ini sempat mengundang kontroversi karena dianggap melecehkan umat Hindu. Umat Hindu menolak dicantumkannya lambang OMKARA/AUM yang merupakan aksara suci BRAHMAN Tuhan yang Maha Esa dalam Hindu sebagai cover dalam bukunya. Akhirnya disepakati bahwa lambang Omkara tidak akan ditampilkan lagi pada cetakan ke-2 dan seterusnya.

Setelah meraih kesuksesan dengan kedua novelnya, menjelang akhir tahun 2002, Dee yang masih tergabung dalam RSD mengemas lagu-lagu terbaiknya ke dalam album "The Best of Rida Sita Dewi" dengan tambahan dua lagu baru, yakni "Ketika Kau Jauh" ciptaan Stephen Santoso/Inno Daon dan "Terlambat Bertemu", karya pentolan Kahitna, Yovie Widianto.

Pada bulan Januari 2005, Dee merilis novel ketiganya, Supernova ketiga: Petir. Kisah di novel ini masih terkait dengan dua novel sebelumnya. Hanya saja, ia memasukkan empat tokoh baru. Salah satunya adalah Elektra, tokoh sentral yang ada di novel tersebut.

Dee meluncurkan album berbahasa Inggris berjudul Out of Shell pada tahun 2006. Dan tahun 2008 meluncurkan album "RectoVerso", dengan mengundang Arina "Mocca", yang merupakan adik kandungnya, berduet di lagu "Aku Ada" dan berduet di lagu "Peluk" dengan Aqi "Alexa". Hit besarnya adalah "Malaikat Juga Tahu". Di album ini Dee juga merilis ulang lagu milik Marcell Siahaan berjudul "Firasat".

Album RectoVerso sendiri merupakan rangkaian pelengkap dari karya fiksi dengan judul yang sama.

Buku Rectoverso merupakan panduan fiksi dan musik. Tema yang diusung adalah "Satu Hati dari Dua Sisi". Rekto Verso adalah istilah untuk dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Saling melengkapi. Buku Rectoverso terdiri dari 11 fiksi dan 11 lagu yang saling berhubungan. Tagline dari buku ini adalah Dengar Fiksinya, Baca Musiknya.

Pada Agustus 2009, Dee menerbitkan novel Perahu Kertas. Selain Rectoverso, Dee juga telah menghasilkan dua buku yang berisi kumpulan fiksi dan prosa pendek, Madre (2011) dan Filosofi Kopi (2012). Tahun 2012, Dee kembali mengeluarkan novel lanjutan serial Supernova keempat berjudul Partikel dengan tokoh utama Zarah.

Dee menikah dengan penyanyi R&B, Marcell Siahaan pada 12 September 2003. Melalui pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Keenan Avalokita Kirana (lahir 5 Agustus 2004). Pernikahan ini berakhir setelah Dee menggugat cerai Marcell di Pengadilan Negeri Bale Bandung pada 27 Juni 2008. Dee kemudian menikahi seorang pakar penyembuhan holistik, Reza Gunawan, pada 11 November 2008 di Sydney dan dikaruniai seorang puteri bernama Atisha Prajna Tiara (23 Oktober 2009).

 

Figur inspiratif lainnya:




Amidah Budi Utami

Amidah Budi Utami adalah seorang perempuan yang bekerja di bidang IT dan menyukai seni, sastra, fotografi, dan jalan-jalan.

Profil Selengkapnya >>

Figur Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Stigma dan Tradisi: Menikah - Antara Tuntunan Agama dan Tuntutan Masyarakat


Edwin Ruser dan KoreanUpdates - Menghidupkan Mimpi Lewat Passion


Merayakan Hari-Hari Indah bersama Nabi - Tradisi Asyura dan Tragedi Memilukan


Filosofi Kopi - Bukan Sekedar Adaptasi Dari Cerita Pendek


Adele's Hello - Apa Kabar Masa Lalu?


Kober Mie Setan, Gresik Kota Baru


7 Mal Dan Tempat Nongkrong Dengan Toilet Asyik Di Surabaya


Pantai Pulau Merah Nan Meriah Di Banyuwangi


Literasi Oktober: Goodreads Surabaya, Faisal Oddang, dan Puya ke Puya


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Tujuh)


Tiga Puluh Tahunan (Part 1)


Sajak Malam Dingin