Literasi Februari: GRI Regional Surabaya, Gol A Gong, dan Tias Tatanka

11 Jul 2017    View : 595    By : Niratisaya


Goodreads Indonesia Regional Surabaya mempersembahkan "Dari Roy hingga Rumah Dunia", sebuah diskusi santai yang akan membawa kita kembali ke romantisme remaja Balada Si Roy, sekaligus mendengar perjalanan karier langsung sang penulis, Gol A Gong.

Gerakan literasi di Rumah Dunia yang tak pernah surut membawa Tias Tatanka bukan hanya menjadi seorang penulis, namun juga menjadi seorang perempuan dan ibu yang berjuang gigih dengan literasi.

Artebian penasaran?

Cek waktu dan lokasi acara literasi di bulan Juli Goodreads Indonesia Regional Surabaya kali ini!

Dari Roy hingga Rumah Dunia

Waktu :

Kamis (13 Juli 2017)

Pukul 18.30-20.30 WIB

Lokasi : Cambium Kitchen & Share, Jl. Raya Manyar no.4 Surabaya (sebelah toko buku Manyar Jaya)

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.

Untuk informasi lebih lengkap, Artebian bisa menghubungi Ghozi (0857-3165-9980). Pantau terus beritanya di akun Twitter @goodreads_sby.

Sampai ketemu di acara literasi seru ini, Artebian!

 

 

Oleh:
Goodreads Indonesia Regional Surabaya

Supported By:
Cambium Kitchen & Share

Media Partner:
Event Surabaya
Artebia
Kopdar Surabaya


Tag :


Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Liputan Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Ketika Media Sosial Menghilangkan Esensi Makhluk Sosial


Dimas-Lissa: Pudarkan Kapitalisasi Pendidikan Lewat Sekolah Gratis Ngelmu Pring


Sabtu Bersama Bapak


Pee Mak Phra Khanong (พี่มาก..พระโขนง): Cinta Tanpa Batas


Insya Allah - Bila Allah Sudah Berkehendak


Wakul Suroboyo - Berwisata Kuliner Khas Surabaya di Satu Tempat


Kedai Tua Baru Surabaya: Sajian Ala Malaysia-Jawa


Jelajah Pantai Pacitan: Pantai Watu Karung


Jazz Gunung 2015 - Indahnya Jazz Merdunya Gunung


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Tujuh)


Interaksi di Galaksi


MENGAPA?