Happy Squid Dan MatchaPekoe: Kuliner Unik Ala Bazar Tematik

17 Jun 2016    View : 1080    By : Nadia Sabila


Happy Squid adalah salah satu nama stand makanan yang saya jajal di WTF Market - Deja Vu yang digelar pada tanggal 10-12 Juni di Galaxy Mall Surabaya. Happy Squid merupakan cumi-cumi yang digoreng dengan tepung chrispy dan dilumuri bumbu-bumbu khusus dan saus kemudian ditusuk seperti sate.



Happy Squid Surabaya

Saya sedikit cerita tentang food stands di bazarnya WTF Market dulu ya, Artebianz. Di WTF Market Galaxy Mall kemarin, memang banyak sekali stand makanannya, dan semuanya terlihat menggiurkan. Saya sampai dua kali mengelilingi blok stand makanan di sana demi mendapatkan makanan yang unik, enak, dan pas di kantong.

happy_squidHappy Squid sebenarnya sudah mencuri perhatian saya sejak putaran pertama, karena makanan ringan yang di-chrispy-kan semacam itu jarang yang terbuat dari cumi-cumi.

Tapi, karena termasuk sebagai stand yang paling ramai, dan saya adalah tipe orang yang malas mendatangi warung atau stand makanan yang sedang antre (kalau tidak terpaksa), saya pasti akan mencari makanan lain yang tidak antre daripada harus berdesakan. Akhirnya saya memutari satu blok food stands itu sekali lagi.

Belum juga menemukan menu lain yang cocok, rasa penasaran saya ke Happy Squid bukannya hilang malah makin menjadi-jadi melihat orang-orang yang lalu-lalang membawa cumi-cumi tusuk seperti kipas.

 

Varian Happy Squid Surabaya

happy_squid_xl

Sudah yakin, saya pun bergegas kembali ke stand Happy Squid tadi dan memesan walau harus sedikit mengantre. Cumi chrispy Happy Squid dijual dengan berbagai ukuran seperti membeli pakaian:

Ukuran S harganya Rp25.000
Ukuran M harganya Rp35.000
Ukuran L harganya Rp45.000
Ukuran XL harganya Rp65.000

Untuk varian rasa, Happy Squid menyediakan rasa keju, balado, BBQ, dan rumput laut. Untuk sausnya, kita bisa memilih saus madu BBQ atau saus kari.

 

Rasanya....

Saya memilih yang ukuran M dengan rasa rumput laut saus madu BBQ. Cumi-cumi goreng Happy Squid ukuran M besarnya hampir sepertiga telapak tangan orang dewasa. Cumi-cumi yang biasanya berbentuk silinder memanjang itu rupanya diiris sehingga lebar seperti kipas.

daging_cumiKress!

Gigitan pertama, cumi-cumi Happy Squid terasa sudah lembut dan tidak alot. Lidah saya merasakan gurihnya daging cumi berpadu dengan manisnya saus madu BBQ disusul kemudian rasa rumput lautnya. Lama kelamaan, saya rasa rasa sausnya lebih dominan dan menyamarkan rasa rumput lautnya.

Dari sini, saya rasa Happy Squid sebaiknya menyajikan saus secara terpisah daripada menyiramkannya langsung dengan cumi-cumi yang sudah berbumbu.

Atau, mungkin sebaiknya pembeli saja yang memesan saus terpisah. Beruntung rasa bumbu hijau seaweed alias rumput laut ini cukup kuat. Jadi meskipun samar, masih terasalah sedikit rumput lautnya.

 

Di Mana Bisa Membeli Happy Squid?

Sayang sekali, hanya di bazar-bazar tematik saja seperti di WTF Market. Sempat bertanya ke penjualnya, Happy Squid tidak (mungkin belum) membuka stand reguler di tempat lain.

happy_squid_m

Makanan ini cuma bisa ditemui di bazar-bazar tertentu saja khususnya yang digelar di Surabaya. Di-kepo-in dari akun Instagramnya (@happy_squid), Happy Squid tampaknya memang spesialis makanan bazar saja terbukti dari banyaknya event yang sudah diunggahnya sejak awal tahun 2016.

Baca juga: Dari Hati Ke Hati: Sepiring Kupang Dan Ketangguhan Dalam Menjalani Kehidupan

 

 

MatchaPekoe

Cumi goreng sudah tandas, sekarang ke minumannya. Untuk minuman, saya memilih MatchaPekoe. MatchaPekoe adalah produk minuman milk tea yang mempunyai banyak varian rasa.

matchapekoe

Saya tertarik ke stand MatchaPekoe di WTF Market Deja Vu ini karena: pertama, display-nya unik: botol plastik berbentuk bohlam lampu; kedua, harganya paling terjangkau di antara makanan-makanan lainnya WTF Market hanya Rp12,000; ketiga, varian rasanya unik dan banyak pilihan.

MatchaPekoe menyediakan rasa matcha, pekoe, bubble gum, taro, chocomilk, mocca, almond, dan kismis.

 

MatchaPekoe Kismis

Yang saya pilih? Rasa kismis, karena sangat jarang minuman dengan rasa kismis. Setahu saya, yang rasa kismis biasanya es krim. Warna minuman MatchaPekoe rasa kismis ini sedikit tidak menarik, bahkan sebetulnya agak seram: biru gelap keabu-abuan seperti kulit zombi. Hehehe....

matchapekoeMatchaPekoe Kismis

Tapi rasanya? Lumayan. Tidak seseram penampilannya. Manisnya segar karena ada sedikit rasa asam kesat seperti biji kismis dan cukup unik karena belum umum seperti rasa green tea/matcha. O ya, Pekoe sendiri adalah jenis teh hitam yang asalnya dari Srilanka. Jadi, bisa dibilang nama MatchaPekoe adalah gabungan dari nama dua jenis daun teh.

 

Di Mana Bisa Membeli MatchaPekoe?

Di Surabaya. Marketing MatchaPekoe lebih gencar daripada Happy Squid. Selain juga rajin ikut berbagai event bazar tematik, stand MatchaPekoe terdapat di pusat-pusat perbelanjaan populer Surabaya seperti di Pasar Atum lantai 2 dan di Jembatan Merah Plaza (JMP) lantai dasar.

matchapekoe
Tetapi, selain di WTF Market, MatchaPekoe tidak menyediakan botol unik seperti yang saya dapatkan, jadi bentuknya gelas plastik biasa. Lucky me!

Jadi, untuk Artebianz yang penasaran bisa kepoin MatchaPekoe di Facebook dan Instagram @matchapekoe.

 

Sekian dulu makan asyik dari stand WTF Market kali ini. Semoga selain menambah referensi makanan Artebianz, artikel ini juga bisa menjadi inspirasi bagi Artebianz yang ingin memulai usaha start-up kuliner inovatif kreatif.

Happy tummy, earning money Cool

Baca juga: Berkuliner Ala Foodtruck Fiesta di Graha Fairground Surabaya Barat


Tag :


nadia sabila
Seorang jurnalis yang menggandrungi travelling dan makanan pedas. Profil Selengkapnya >>

Makan Asyik Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus




KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :


Cinderella dan Wanita Masa Kini: Sebuah Dekonstruksi Dongeng


Figur: Lia Indra Andriana - Dari Seorang Calon Dokter Gigi Menjadi Salah Satu Penerbit Berpengaruh


Just So Stories Sekadar Cerita


Cheese In The Trap - Jebakan Si Keju Untuk Sang Tikus


HiVi - Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi


Penelusuran dan Napak Tilas Reruntuhan Situs Candi Pendharmaan Ken Angrok di Kabupaten Malang (Bagian 2)


Lembah Rolak


Deja Vu: Pesta Ketiga WTF Market di Surabaya (Bagian 1)


Oma Lena - Part 3


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Pertama)


Lepas (Tak) Bebas