Kudemi Masamu

21 Jun 2015    View : 1029    By : Niratisaya


Kuhapus serpihan masaku
'tuk satukan pecahan hidupmu

Dengan tangan terbuka
aku satukan tiap asa
yang kau lempar bersama duka

Perlahan...
hilanglah tangisku
Bahkan Tuhan pun berkata,
"kau mulai tak miliki rasa"

Namun,
tetap kudongakkan kepala

Takut, habis waktu yang tersisa
Takut, hilang setiap angan
Takut, hilang sudut bayang

Lovers in shadow
gambar diambil dari asraarurkhan.wordpress.com

Andai tak mau kau lihat muka ini
tak apa
Takkan ada gundah,
atau sedih
Pun, kan kubiarkan luka ini
menganga....

Meradang!
Tebar ratusan perih

Karena aku tahu
kau dan aku adalah satu
Semua tahu itu
biar selamanya tak pernah menyatu

 

 

Surabaya, 151004

Teruntuk sebuah kenangan dan sebuah wajah

 

 

Gambar header diambil dari: pz-c-us.blogspot.com




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Raga Senja Berjiwa Fajar: Sebuah Renungan Kemerdekaan Untuk Pemuda


Figur: Lia Indra Andriana - Dari Seorang Calon Dokter Gigi Menjadi Salah Satu Penerbit Berpengaruh


Lockwood & Co.: Screaming Staircase - Misteri Jeritan di Undakan Rumah Berhantu


Goblin: The Lonely and Great God


HiVi - Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi


Bubur Turki Kayseri: Bubur Ayam Versi Spicey


Pandu Pustaka: Perpustakaan Keteladanan Di Pekalongan


Misteri serta Sejarah Jatimulyo dan Mojolangu, Malang (Bag. 1)


Jazz Gunung 2015 - Indahnya Jazz Merdunya Gunung


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Ketiga)


Kabut Rindu


Hujan Sepasar Kata