Termangu Gadis Itu

25 Aug 2015    View : 985    By : Niratisaya


Termangu gadis itu
di bingkai jendela
Dihabiskannya waktu
untuk menunggu
tanpa jeda

Berhari-hari di panas mentari
Di waktu-waktu mawar layu mati
Saat rumput kuning
mengering

Termangu gadis itu
di bingkai waktu
Di sana dia terus menunggu

gambar diambil dari delightcircle.wordpress.com

Sampai tiba hujan
di ujung malam
Sampai rumput
dan mawar tak lagi kerontang
Sampai harapannya kembali terbentang
Hingga semua sekali lagi berulang

Namun,
hingga detik ini
tak sekali pun harapan itu terpenuhi
Tak satu pun yang telah lalu
dan telah lintas melewatinya berulang kembali

 

Masih,
termangu gadis itu
di bingkai jendela tanpa jeda

 

Niratisaya,

Surabaya 1206-0815

 

Gambar header diambil dari hdwpics.com




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Dari Hati Ke Hati: Sepiring Kupang Dan Ketangguhan Dalam Menjalani Kehidupan


Nicoline Patricia Malina: Fotografer Cantik Muda Berbakat


Petualangan bersama Einstein: Safari


Bangkok Knockout: Permainan Maut antara Hidup dan Mati


How Deep Is Your Love - Calvin Harris: Dalamnya Cinta Lewat Deep House Music


Dari Surga Belanja Menjadi Surga Makanan, Kedai Tunjungan City


Coffee Bean & Tea Leaf Surabaya Town Square


Wisata Madiun Bersama Keluarga


WTF Market 2.0 - Imajinasi, Mimpi, dan Masa Depan


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Oma Lena - Part 3


Di Denting Garpu Sendok dan Piring