MENGAPA?

22 Sep 2015    View : 1064    By : Tsaidun


Harusnya tidaklah lurus menjanjikan

Karena hari kemarin sekadar awal hari ini

Tak beda jauh, pandang kita terbatasi

Utuh, timbul dari bekas tapak terdahulu

Meleng, serapah mencuat menampar telinga

Bekas, lekat erat di setiap langkah kita

sumber ilustrasi: arst349.blogs.bucknell.edu

Jalan bercabang menghentikan langkah

Lantas kenapa dunia harus terlihat?

Jika pandang ini membentur tatap tak selaras

Bukanlah hukum yang ada

Kadang hamba melangkah melebihi-Nya

 

 

Header: prolificliving.com

 




Tsaidun

Tsaidun adalah seorang spiritualis yang gemar membaca buku, khususnya psikologi dan filsafat. Pria yang sempat bekerja di salah satu perusahaan internasional ini lahir dan besar di Surabaya.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Mengajar Itu Layaknya Orang Yang Ingin Membina Hubungan, Butuh Proses PDKT


Edwin Ruser dan KoreanUpdates - Menghidupkan Mimpi Lewat Passion


Happiness Is.... You - Blogtour dan Giveaway


Hormones The Series Season 2: Realita Remaja Saat Ini (Part 2)


Adele's Hello - Apa Kabar Masa Lalu?


Soto Khas Lamongan Di Pandean, Ngoro


Omnivoro Ciputra World, Fusion Cafe untuk Para Omnivora


Penelusuran dan Napak Tilas Reruntuhan Situs Candi Pendharmaan Ken Angrok di Kabupaten Malang (Bagian 2)


The Backstage Surabaya (Bagian 2) : Mindset Seorang Founder StartUp


My Toilet Prince - Pintu Pertama


Cita-Cita Dirgantara


Rajukan Sendu