Lapang Sunyi, Senyap Ruang

24 Jan 2016    View : 1122    By : Niratisaya


Lapang sunyi merangkum senyap ruangku

Samar di kejauhan,

dalam gaung udara,

terdengar nyanyi duka

 

Sebuah dendang senandung berbalut tanya,

di suara seorang wanita

 

"Di mana damai,

ketika dunia masih bergelayut ramai?

Di mana surga,

saat di depan hanya terhampar neraka?"

 

 

Dalam sunyi,

di senyap ruang,

aku diam mendengar

Aku diam melempar tatapan di langit kamar

 

Sementara,

di depanku termenung kipas angin tua

Bungkam,

menggeleng dia bergerak

Mewakili rasa dalam sukma,

bisu berteriak

 

 

Niratisaya,

Surabaya, 22122016

Dalam kenangan atas Ibu yang menyanyikan "Perdamaian" di kala sakitku.




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Mengasah Rasa Lewat Kehidupan dan Gelombang Ujian


Nicoline Patricia Malina: Fotografer Cantik Muda Berbakat


Double Spin Round - Menikmati Putaran Kehidupan


5-ji Kara 9-ji Made - Apa Jadinya Kalau Biksu Jatuh Cinta Pada Guru?


Menuju Senja - Payung Teduh


Rujak Cingur Ala Bu Dah


Coffee Bean & Tea Leaf Surabaya Town Square


Santosa Stable Horse Riding, Kendal: Berkuda Dan Legenda


POPCON Asia Surabaya: City of Superheroes


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Pertama)


Pria Asing Di Pos Kamling


Kesenyapan Memeluk di Kesendirian