Jingga Senja Sewarna Darah

04 Dec 2016    View : 1330    By : Niratisaya


Jingga senja
Bercampur merah
Nyaris sewarna darah

Apakah di sana terselip dukamu?
Yang seharian kau lempar
Semalaman kau umbar
Dan kau pamerkan bersama cintamu
Yang kini menjadi abu

Apakah di sana kau titipkan lukamu?
Yang setiap saat kau garuk
Tanpa peduli langkahmu tersaruk-saruk

Namun,
Jingga tak selamanya memerah
Dan langit takkan selalu dihiasi senja
Begitu pula lukamu

bloody hand

Kau takkan melulu terluka
Mengeluarkan darah
Atau mengumbar sumpah serapah

Karena orang mungkin sudah muak mendengarnya

Juga kau terlalu muda
untuk menghadiahi dunia,
atau Tuhan,
dengan segala sumpah serapah

Kau baru menjejakkan kehidupanmu selama dua dasawarsa
Dan belum selesai belajar membaca
Apalagi memahami dunia

Pun, sakitmu tak sebanding
Jika disandingkan dengan lara Bumi
Yang kerap dikhianati
Serta dikencingi

 

 

 

Niratisaya

Surabaya
231116-041216

 

Source header: tweakertea.deviantart.com


Tag :


Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Traveling: Mimpi, Destinasi, Tujuan, Makna


Dimas-Lissa: Pudarkan Kapitalisasi Pendidikan Lewat Sekolah Gratis Ngelmu Pring


Supernova Akar


Suicide Squad - A Sweet Treat... Or A Sweet Threat?


Kun Anta - Humood Al Khuder: Jadilah Diri Sendiri


Dari Surga Belanja Menjadi Surga Makanan, Kedai Tunjungan City


Burgerman - Burger Home-Made Khas Surabaya yang Selalu Bikin Ketagihan


Teluk Hijau Banyuwangi


Goodreads Indonesia Regional Surabaya: Novel Remaja Dan Dunianya


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Oma Lena - Part 1


Dua Windu Lalu, Lewat Hening Malam