Sajak Malam Dingin

14 Apr 2017    View : 1240    By : Ari Vidianto


Sajak Rindu

 

Sajak rindu
Memanggil namamu
Penuh harap di hatiku

Sajak rindu
Untaian kata bermakna
Meresap dalam jiwa

Sajak rindu
Terbawa angin asmara
Menuju surga cinta

 

Lumbir, 26 April 2016

 

malamSource: pinterest.com

 

Malam

 

Terkikis sunyi senyap
Di binar-binar kegelapan
Lihatlah letihnya malam
Tanpa bayaran tiap insan

Tetap setia memberikan
kedamaian
Untuk penghuni seluruh
jagat alam

 

Lumbir, 20 Juni 2016

 

 Dingin

 

Dingin Mengapa

 

Berbaring dingin menyapa
Tak berselimut dan hampa
Sunyi sepi aliran waktu
Menghinggapi lemunan jemu

Keheningan malam kelabu
Menyelimuti jiwa tanpa ragu
Riuh-riuh kehidupan ini
Terhenti sejenak dan sepi

 

Lumbir, 20 Juni 2016


Tag :


Ari Vidianto

Ari Vidianto adalah seorang guru sekali penulis yang telah menelurkan beberapa buku.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Dari Hati Ke Hati: Sepiring Kupang Dan Ketangguhan Dalam Menjalani Kehidupan


H.O.S Tjokroaminoto: Priyayi dengan Profesi Teknisi Sekaligus Politisi yang Berjiwa Pendidik


Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya


Pee Mak Phra Khanong (พี่มาก..พระโขนง): Cinta Tanpa Batas


Anti-Hero - Menjadi Pahlawan dengan Tidak Menjadi Pahlawan


Nikmatnya Sop Buntut di


Perpustakaan Bank Indonesia, Surabaya - Perpustakaan Umum Senyaman Perpustakaan Pribadi


Misteri serta Sejarah Jatimulyo dan Mojolangu, Malang (Bag. 1)


Literasi Desember: Festival Literasi Akbar Bersama Literaturia


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Lima)


Your Dream (Not?) Comes True


Sebilik Ruang