Satu Kali Seminggu

04 May 2017    View : 785    By : Niratisaya


Satu kali dalam seminggu

Mereka akan membalas rindu

Pulang, dan mulai menghidu

Tajam, asam dan

Pahit, manis

Kopi hitam yang kau sajikan.

 

Satu kali dalam seminggu

Mereka akan pulang, menjawab rindu

Lalu menyesap lesap

Harum teh yang kau hidangkan

Wangi sajian yang kau suguhkan.

 

Satu Kali Seminggu

 

Hanya satu kali dalam seminggu

Mereka membalas rindu

Menjawab ragu

dengan senyum

simpul, walau tak jarang senyum itu mereka kulum.

 

Asal benakmu tuntas

dari bimbang

Asal kau mampu

mengingat di mana dan siapa akarmu

 

Sebab darah sama sekali lain

dari air

Dia kental dan

mengikuti setiap kelahiran.

 

Hanya satu kali

dalam seminggu

Puntiran takdir itu

kembali untukmu.

 

 

 

 

Sumber header: balimediainfo.com


Tag :


Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Takdir Dan Pertanda-Pertanda


Lalu Abdul Fatah - Profesi, Delusi, dan Identitas Diri


Merayakan Hari-Hari Indah bersama Nabi - Tradisi Asyura dan Tragedi Memilukan


Maleficent - Dekonstruksi Cinta Sejati dan Dongeng Putri Tidur


Epik High's Happen Ending - Cinta dan Hubungan Antarmanusia


Depot Gresik


Milk Kingdom - Humble Place to Cast Away Your Boredom


Pantai Kutang - Keindahan Pantai Perawan Di Lamongan


Literasi Februari: GRI Regional Surabaya dan Adham Fusama (Editor)


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Lima)


Your Dream (Not?) Comes True


Pupus, Hanyut, Lepas