Satu Kali Seminggu

04 May 2017    View : 581    By : Niratisaya


Satu kali dalam seminggu

Mereka akan membalas rindu

Pulang, dan mulai menghidu

Tajam, asam dan

Pahit, manis

Kopi hitam yang kau sajikan.

 

Satu kali dalam seminggu

Mereka akan pulang, menjawab rindu

Lalu menyesap lesap

Harum teh yang kau hidangkan

Wangi sajian yang kau suguhkan.

 

Satu Kali Seminggu

 

Hanya satu kali dalam seminggu

Mereka membalas rindu

Menjawab ragu

dengan senyum

simpul, walau tak jarang senyum itu mereka kulum.

 

Asal benakmu tuntas

dari bimbang

Asal kau mampu

mengingat di mana dan siapa akarmu

 

Sebab darah sama sekali lain

dari air

Dia kental dan

mengikuti setiap kelahiran.

 

Hanya satu kali

dalam seminggu

Puntiran takdir itu

kembali untukmu.

 

 

 

 

Sumber header: balimediainfo.com


Tag :


Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Takdir Dan Pertanda-Pertanda


Indah Kurnia, Memimpin Tanpa Kehilangan Identitas Sebagai Wanita


Tentang Gaya Penceritaan Orizuka - Dari Manisnya Cinta Sang Pangeran Hingga Pahitnya Skripsi (II-The End)


Art Idol


Sugar - Maroon 5: Kejutan Manis Di Pesta Pernikahan


Nasi Goreng dan Mi Goreng Pak Is


Kopi Luwak - Nongkrong Aman Sambil Berbagi Kopi dan Gelak


Ranu Kumbolo: Sebuah Pelajaran Hidup Tentang Jerih Payah


The Backstage Surabaya (Bagian 1) : How To Start A StartUp


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Ketiga)


Nyala Lilin yang Menerangi Wanita Itu di Kala Malam


Sang Wanita Dan Kuburan Rasa