Merayakan Hari-Hari Indah bersama Nabi - Tradisi Asyura dan Tragedi Memilukan

28 Sep 2017    View : 341    By : Saiful Fawait


Judul  Merayakan Hari-Hari Indah bersama Nabi
Ditulis oleh  K.H. Husein Muhammad
Diterbitkan oleh  Qaf
Diterbitkan pada  Maret 2017
Genre  nonfiksi, religi, islami
Jumlah halaman  225
Nomor ISBN  978-602-60244-5-9
Harga IDR  50.000,00
Koleksi  Perpustakaan Pribadi

 

Kita sudah rutin memperingati hari-hari besar Islam. Mulai dari Maulid, Isra’-Mi‘raj, Hijrah, Nisfu Syakban, Asyura hingga dua Hari Raya. Lantas, apa yang kita petik dari perayaan demi perayaan itu? Sudahkah kita memahami konteks sejarahnya, menemukan makna terdalam, dan mereguk pelajaran berharga yang dapat menggerakkan kita untuk berbenah diri dan membangun kembali peradaban muslim yang telah lama dirasakan stagnan, jika tidak boleh disebut “mundur”?

Memuliakan al-Musthafa,
menghidupkan hatiku
Segala dosa dan salah diampuni
Aku berharap hidup bahagia bersamanya
Aku berharap bertemu dengannya
Hingga aku tak lagi berduka karena dosa
Dialah sang paripurna
Dialah puncak segala keindahan
Dialah sang kekasih
Menyebut namanya,
menyembuhkan segala duka lara
manakala ia menyapaku
Memuliakan dia
makin menambah rinduku kepadanya
Al-Musthafa bagai permata
dan mawar mewangi.

Buku ini hadir tak lain untuk mengambil pelajaran dan keteladanan dari Nabi Muhammad saw., manusia paripurna dan terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Bukankah Tuhan sendiri yang menyatakan: “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang indah bagimu, (yaitu) bagi orang yang mendamba (rahmat) Allah dan hari kiamat serta dia banyak menyebut Allah.” Kaya inspirasi, menggugah nalar dan hati, kental referensi klasik tapi relevan dengan realitas kekinian.

 

Sebentar lagi kita akan memasuki hari ke-10 dalam bulan Muharram, bulan yang dihormati dan diharamkan untuk melaksanakan sebuah peperangan. Tanggal 10 dari bulan Muharram dalam kalangan umat Islam lebih dikenal dengan sebutan "Asyura", di Jawa lebih populer dengan sebutan "Suro". Asyura merupakan salah satu hari yang sangat istimewa dan umat Islam sangat dianjurkan untuk berpuasa, bahkan ada yang menyebutkan bahwa hari Asyura merupakan salah satu dari dua hari yang sangat disunnahkan untuk berpuasa (sunnah muakkad). Dengan kata lain, puasa Asyura menempati urutan kedua setelah puasa pada bulan Ramadhan (puasa wajib).

Ada banyak peristiwa penting dalam sejarah umat manusia yang terjad