Hormones The Series Season 2: Realita Remaja Saat Ini (Part 2)

24 Aug 2015    View : 17345    By : Arkana


Halo Artebianz, Hormones The Series Season 2 ini adalah lanjutan dari review sebelumnya (Hormones The Series Season 1). Cerita yang disuguhkan juga hampir mirip. Tetapi, masalah-masalah baru yang akan timbul semakin pelik dan kompleks.

Dalam serial ini kita benar-benar disuguhkan dengan sebuah kenyataan, bahwa kehidupan remaja tidaklah selalu baik-baik saja atau senang. Tetapi, di dalam setiap kesenangan yang kita, para remaja, hadapi juga terselip masalah.

Pada season 2 kali ini, masih terdapat beberapa masalah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Jika kalian telah menonton serial ini, mungkin akan menganggap bahwa masalah mereka semuanya selesai. Namun, di balik itu semua masih banyak yang belum terselesaikan. Dan satu lagi, di season 2 ini, kita akan diberikan beberapa "kejutan" pada beberapa episodenya.

Bagaimana tidak, Artebianz, saya sendiri saja ketika menontonnya jadi geregetan sendiri. Hhii….

Masalah demi masalah kembali muncul di dalam season 2 ini dan yang pasti juga semakin seru. Karena, adanya anak-anak The Next Gen (sebutan untuk generasi baru atau ke-2, karena Win dan teman-temannya adalah The 1st Gen). Sebagian anak-anak Next Gen akan berperan di dalam serial ini dan sekalian melatih mereka agar dapat bermain peran dengan baik. Karena setelah season 2 ini, akan dilanjutkan dengan Hormones The Series Season 3 yang mungkin akan menjadi akhir dari season ini dan menjadi tahap penyelesaian yang benar-benar serius. Season 2 kali ini P’ Yong dibantu oleh Kriangkai Vachiratamporn atau yang lebih dikenal dengan panggilan P’ Ping.

Jumlah episode yang terdapat di season 2 ini masih sama dengan season 1 sebelumnya, yaitu 13 episode utama dan ditambah dengan 2 episode spesial.

Berikut Judul ke-13 Episode Utama:

Episode 01    : Ruk Krum Krim (Kisah cinta Cinta yang Berantakan)
Episode 02    : Thee
Episode 03    : Toei
Episode 04    : Dao + Koi
Episode 05    : Phuu
Episode 06    : Win
Episode 07    : Kwan
Episode 08    : Mhorg
Episode 09    : Sprite
Episode 10    : Oil
Episode 11    : Tar
Episode 12    : Phai
Episode 13    : Finale

Baca juga: The Swimmer (Fak Wai Nai Kai Ther): Ketika Persahabatan Menjadi Dendam

 

 

Rangkuman Kisah Hormones The Series Season 2

Di season 1 cerita berakhir saat mereka menghadiri BMMF (Big Mountain Music Festival) dan sementara masih ada banyak masalah yang belum terselesaikan.
Seperti beberapa kasus ini:

  1. Win
    Win memiliki kasus besar di sekolah yang membuatnya di skors 6 bulan dan dipindahkan oleh sang ayah ke luar negeri. Sejak merebaknya kasus tersebut, Win tidak pernah terlihat lagi di sekolah. Tar dan Mhorg sebagai sahabatnya juga tidak dapat menghubungi Win.

  2. Mhorg dan Kwan
    Sejak pindahnya Win dari sekolah tanpa diketahui siapa pun, Kwan dan Mhorg semakin dekat dan memiliki hubungan spesial. Hingga suatu hari saat Win kembali ke sekolah, semuanya berubah.

  3. Sprite dan Phai
    Setelah putus dengan Phai, Sprite merasa semakin bebas dalam melakukan sesuatu. Tak terkecuali menjadi model di salah satu majalah tempat ibunya bekerja. Namun, satu hal yang membuat Phai tetap merasa cemburu meskipun telah putus dari Sprite adalah kedekatan Sprite bersama Porsche, kakak dari Kwan.

  4. Tar dan Toie
    Tar dan Toei kembali menjadi sahabat, meskipun Toei pernah menolak Tar sebelumnya. Namun, masalah lain adalah Seescape band terancam bubar. Di samping itu, Tar juga memulai kisah cinta barunya bersama Kanompang, adik dari Pop yang juga penggemar berat Seescape.

  5. Phuu dan Thee
    Setelah acara BMMF, Thee dan Phuu sudah kembali menjadi sahabat. Meskipun Thee belum bisa menghilangkan “perasaannya” kepada Phuu. Thee selalu menyembunyikannya dari Phuu dan bertindak layaknya sahabat. Hari-hari Thee mulai membaik sejak ia berkenalan dengan seorang juniornya yang bernama Nonth yang dapat membuat hari-harinya berwarna dan sedikit menghilangkan kesedihannya sementara.

  6. Dao
    Kisah pahit yang pernah dialami oleh Dao membuatnya semakin dewasa. Namun, tidak bagi sang Ibu. Ibunya yang protektif, kini semakin protektif terhadap dirinya. Sehingga membuat Dao tidak tahan lagi dengan sikap sang Ibu yang membuat dirinya seakan-akan adalah bom waktu yang siap meledak kapan saja. Di samping itu, Koi, sahabat dekatnya selalu ada untuknya. Kedekatan mereka semakin membuat teman-temannya memikirkan hal lain “kedekatan mereka bukan hanya karena sahabat”.

NB:
Keterangan gambar bintang pada kerah seragam Nadao Bangkok School:
1 bintang artinya siswa yang ada di Mor 4 (kelas 10)
2 bintang artinya siswa yang ada di Mor 5 (kelas 11)
3 bintang artinya siswa yang ada di Mor 6 (kelas 12)

Baca juga: True Friend Never Die (Meung Gu): Arti Sahabat yang Sebenarnya

 

 

Profil Anak-anak The Next Gen dan First Gen:

 

1. Thiti Mahayotaruk sebagai Nonth

Nonth berperan sebagai murid kelas 1 dan menjadi teman dekatnya Thee.

 

2. Nichaphatc Chatchaipholrat sebagai Kanompang

Kanompang adalah adik dari Pop, seorang MC sekaligus pembawa berita gossip, VR Source, di sekolah. Kanompang atau yang biasa disapa Pang juga sangat terobsesi dengan Tar, sang gitaris Seescape dan akhirnya pacaran. Namun, hubungan mereka tidak bertahan lama karena Tar masih menyukai cinta pertamannya, Toei.

 

3. Frung Narrikunn sebagai Oil

Oil merupakan siswi yang sangat pendiam. Namun, di balik sikapnya yang pendiam, ternyata dia adalah seorang hacker dengan akun palsu Sprite.

 

4. Teeradon Supapunpinyo sebagai Sun

Sun adalah vokalis pengganti di Seescape, setelah para anggota band lainnya telah lulus dan tidak bisa melanjutkan kembali band mereka yang dikarenakan sangat sibuk dengan kuliah masing-masing. Sun bersama teman-temannya dan Tar, membawa Seescape kembali berjaya di sekolahnya.

 

5. Thanaerng Kanyawee Songmuang sebagai Jane

Jane adalah teman Win saat berada di New York. Jane juga yang membawa pengaruh buruk terhadap Win yang menyebabkan Win kembali ‘rusak’ akibat terjerumus narkoba.

Baca juga: Seven Something: Saat Cinta Berubah Setiap 7 Tahun

 

6. Pachara Marcel Chirathivat sebagai Win Chaichana

 

7. Ungsumalynn Sirapatsakmetha sebagai Kwan Dilokthamsakul

 

8. Sirachuch Chientaworn sebagai Mhorg

 

9. Suttatha Udomsilp sebagai Toei

 

10. Supassara Thanachat sebagai Sprite

 

11. Chutavuth Patarakampol sebagai Phuu

 

12. Sedthawuth Anusit sebagai Thee

 

13. Sananthachat Thanapatpisal sebagai Dao

 

14. Kemishara Paladesh sebagai Koi

 

15. Gunn Junhavat sebagai Tar

 

16. Napat Chokejindachai sebagai Pop

 

17. Thanapob Leeratanajakorn sebagai Phai

 

18. Tonhon Tanthivejakul sebagai Phao

Bagaimana dengan profil masing-masing pemainnya? Ganteng-ganteng dan cantik-cantik, bukan? Tentunya, mereka semua tidak hanya diberkahi dengan wajah yang menawan, tetapi juga bakat yang mereka miliki.

Nah, bagaimana Artebianz? Makin penasaran dong dengan kelanjutan series ini. Artebianz bisa segera menontonnya Smile

 

 

Profil Film Hormones The Series Season 2

Title : Hormones The Series Season 1
Directed By : Songyos Sugmakanan Kriangkai & Vachiratamporn
Genre : Teen Drama
Country of Origin : Thailand
Original Language : Thailand
Number of Episode : 13 Main Episode + 2 Special Episode
Production Company : GTH Nadao Bangkok
Original Channel : GMM One & GTH On Air
Original Release : 12 July 2014

Baca juga: Teacher's Diary (Khid Thueng Withaya) (2014): Penghargaan Guru di Thailand

 

Gambar header diambil dari karinews94.blogspot.com




Tag :


Arkana

Arkana a.k.a Laura Lidya Monica Putri adalah seorang kutu buku, Thai-Holic (penggemar Film Thailand), yang memiliki hobi menulis.

Profil Selengkapnya >>

Review Film Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Om Telolet Om, Memanfaatkan Isu Viral Untuk Kemaslahatan Umum


Bicara Tentang Orizuka - Menulis Adalah Passion, Bukan Occupation


Rahasia Suami dan Istri Pembawa Rezeki - Agar Menjadi Suami Idaman Istri


Thirteen Terrors: Kisah Menyeramkan di Setiap Sekolah


Sugar - Maroon 5: Kejutan Manis Di Pesta Pernikahan


Kober Mie Setan, Gresik Kota Baru


Omnivoro Ciputra World, Fusion Cafe untuk Para Omnivora


Kawah Ijen Banyuwangi (Kawah Ijen Part 2)


Nasib Literasi di Era Digitalisasi


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Enam)


Tiga Puluh Tahunan (Part 2 - End)


Kesenyapan Memeluk di Kesendirian