Jelajah Pantai Pacitan: Pantai Watu Karung

31 Jul 2014    View : 8652    By : Nadia Sabila


Ini dia! Salah satu pantai virgin Pacitan yang paling direkomendasikan untuk Artebianz: Pantai Watu Karung. Yup, dengan waktu tempuh sekitar dua jam dari Kota Pacitan. Artebianz ikuti saja jalur Pacitan-Wonogiri. Setelah itu, masuk daerah Dadapan akan ada pertigaan besar. Dari pertigaan itu, Artebianz ambil arah kiri. Mulai dari situ nanti, jalanan akan berkelok-kelok tajam dan bahkan ada jalan yang tanpa aspal.

 

 

Sisi Barat

Watu Karung sendiri sebenarnya satu lokasi dengan empat pantai yang dipisah oleh sebuah bukit. Pantai yang jarang didatangi oleh adalah pantai yang terletak ujung paling barat area tersebut. Nah, di situlah Pantai Watu Karung ini.

Akses jalan cukup untuk mobil kecil, tapi pengemudinya harus ekstra waspada ya, Artebianz! Sebab jalan itu bukanlah aspal yang mulus, melainkan beton yang kanan kirinya sebagian batu, sebagian lagi tanah. Perjuangan traveller Artebia belum berakhir dari cadasnya jalanan. Saat sudah turun bukit, penumpang harus rela mendorong mobil, karena mobil tersebut terjerembap di tanah. Di samping itu, mobil harus diputar ke arah berlawanan, agar pada saat pulang nanti Artebianz tak perlu susah payah lagi.

Sebenarnya, Pantai Watu Karung ini sudah cukup ramai, sih. Cuma, sisi pantai yang paling barat memang sepi. Kemungkinan sudah dijual ke pihak asing. Karena, meskipun sepi, ada dua buah vila yang sudah berdiri di wilayah tersebut. Pantai Watu Karung bagian barat ini disebut juga dengan Pantai Pasir Hitam meskipun pasirnya tidak hitam. Sewaktu tim Pelesir Artebia berkunjung ke sana, dari pagi hingga sore tidak ada pengunjung lain kecuali kami.

Oh ya, tiket masuk watu karung ini gratis!

Baca juga: Teluk Hijau Banyuwangi



Perjalanan yang melelahkan tersebut mungkin akan membuat Artebianz sedikit bingung. Karena di sepanjang jalan tidak ada penampakan pantai. Namun, saat sampai, Pantai Watu Karung ujung barat ini adalah surga dunia. Pantai yang masih bersih dengan hamparan pasir kemerahan ini menyimpan pesona tersendiri.


asyiknya surfing di pantai watu karungwatukarung(dok. artebia)

Ombak di pantai ini terkenal cukup besar. Untuk Artebianz yang juga seorang surfer, mungkin bisa mencoba berselancar di ganasnya ombak Pantai Watu Karung. Selain itu, tebing dan karang Pantai Watu Karung ujung barat juga menambah pesona eksotis pantai. Yang jelas, pantai indah ini serasa menjadi pantai pribadi karena masih sangat sepi.

Baca juga: Kawah Ijen Banyuwangi (Kawah Ijen Part 2)

 




Nadia Sabila

Nadia Sabila adalah seorang jurnalis yang menggandrungi travelling dan makanan pedas.

Profil Selengkapnya >>

Wisata Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Ada Kemauan Ada Jalan: Sebuah Energi Kehidupan


H.O.S Tjokroaminoto: Priyayi dengan Profesi Teknisi Sekaligus Politisi yang Berjiwa Pendidik


Sayap-Sayap Kecil - Mengintip Sepotong Kisah Rahasia Seorang Gadis SMA


Me Sharing A Copy of My Mind


HiVi - Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi


Dak-Galbi Korean Resto And Caffe


Perpustakaan Bank Indonesia, Surabaya - Perpustakaan Umum Senyaman Perpustakaan Pribadi


Leiden, Kota Sarat Sejarah Dalam Balutan Puisi Indah


Literasi Oktober: Goodreads Surabaya, Faisal Oddang, dan Puya ke Puya


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Twist and Shout (Part 1)


(K)Aku