Penelusuran dan Napak Tilas Reruntuhan Situs Candi Pendharmaan Ken Angrok di Kabupaten Malang (Bagian 2)

17 Nov 2016    View : 2857    By : Kopi Soda


Bagian Pertama: Penelusuran dan Napak Tilas Reruntuhan Situs Candi Pendharmaan Ken Angrok di Kabupaten Malang


Tafsir “Situs Sokan Tegal Kagenengan” Sebagai Tempat Pen-dharma-an Ken Angrok Sebagai Buddha

Dalam Negarakretagama dikatakan bahwa Sri Rajasa atau Ken Angrok di-dharma-kan sebagai Buddha di “Usana”.

“Usana” ternyata bukanlah nama tempat melainkan kata yang berarti tadinya, sejak dahulu, pada waktu yang lalu, dari dahulu kala (Zoetmulder, 2011:1350). Sementara itu Suwardono (2014:214) menjelaskan konteks kata itu sebagai “di tempat itu juga”. Maka dapat dikatakan bahwa sebenarnya usana itu berada di Kegenengan juga dan tidak berada tempat lain.

Kata-kata Kagenengan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa Kuna yaitu “tempat untuk berpegang” (Zoetmulder 2011:289). Menurut Suwardono (2013:253) bahwa “tempat untuk berpegang” dapat diartikan juga sebagai tempat berpedoman, pangkal, atau asal-usul yang dapat dikatakan tempat asal usul raja-raja Singhasari dan Majapahit. Sementara itu, dalam bahasa Jawa Baru kata “genengan”, menurut