Literasi Desember: Festival Literasi Akbar Bersama Literaturia

01 Dec 2016    View : 1034    By : Niratisaya


Jangan Hanya Diam, Saatnya Anak Muda Menyadari Literasi Media

 

Setelah sukses diadakan pada bulan Oktober lalu, Literaturia akan kembali diselenggarakan pada tanggal 3 Desember mendatang di Sub Co. Tierra (Graha Residen Serviced Apartments, Jalan Darmo Harapan I, Surabaya).

Mengangkat tema besar "Literasi Media", event literasi kedua Surabaya Youth ini akan bekerja sama dengan Young South East Asian Leaders Initiative (YSEALI). Salah satu misi yang digalakkan oleh YSEALI adalah edukasi yang memiliki keterkaitan dengan literasi. Uthia Istianie, salah satu YSEALI Academic Fellow Alumni on Civic Engagement sekaligus Steering Comitee YSEALI YOUnified 2016 Literaturia, menyatakan, "Penting sekali bagi pemuda untuk memiliki kemampuan literasi yang baik, terutama di era digital seperti sekarang ini. And imagine how far they could go in life if they have good literacy skills."

Perbincangan mengenai literasi media ini akan dikemas lewat berbagai rangkaian kegiatan yang tidak jauh berbeda dengan acara pembuka di bulan Oktober lalu. Kelas menulis kali ini akan fokus pada jurnalisme musik bersama Ronascent, yang tidak hanya membahas musik secara keseluruhan, tapi juga mengkaji hasil produksi musik itu sendiri.

Sementara itu, sesi diskusi akan melibatkan sosok-sosok anak muda yang berpengaruh dalam dunia literasi, seperti Felkiza Vinanda yang merupakan co-founder dari SUBWalker, Hestia Istiviani yang memiliki minat terhadap ilmu kepustakaan, Ayos Purwoaji yang merupakan peulis dan kurator independen, serta Yogi Ishab yang aktif sebagai peneliti dan penulis Koperasi Riset Purusha. Tidak ketinggalan, masih akan ada juga Chatterbus sebagai bagian dari Literaturia. Dua orang penulis, Kurniawan Gunadi dan Lalu Abdul Fatah akan menemani perjalanan para peserta mengelilingi kota Surabaya.

Meskipun seluruh rangkaian acara tidak jauh berbeda dengan acara pembuka, tapi kali ini akan ada sesi YSEALI Talk bersama dengan Alumni YSEALI Academic, Via Irmar dan Fariz Kukuh. Nantinya, mereka akan berbagi pengalaman saat mengikuti kegiatan di YSEALI dan juga bagaimana pandangan keduanya terhadap konten di media yang saat ini semakin bervariasi dan menampilkan kreativitas. Daya kritis harus mulai ditumbuhkan agar konten yang ditampilkan dalam media tidak serta-merta diterima begitu saja tanpa dipahami terlebih dulu. Selain itu, sudah saatnya anak muda tidak hanya menyadari pentingnya kesadaran literasi media, serta juga menyadarkan kawan-kawan di sekelilingnya bahwa tantangan ke depan akan semakin berat. Diperlukan kesadaran serta penguasaan literasi media sebagai modal utama yang harus dimiliki tiap a