True Friend Never Die (Meung Gu): Arti Sahabat yang Sebenarnya

17 Oct 2015    View : 16142    By : Arkana


“Song...kau harus ingat, kita petarung bukan gangster. Laki-laki berkelahi sampai ada yang menang bukan membunuh”

 

Siapa yang pernah mendengar kalimat tersebut?

Ya, bagi penggemar Thai Movie memang tidak asing lagi dengan kutipan tersebut. Kutipan yang berasal dari film yang bergenre drama-action yang berjudul My True Friend.

My True Friend atau True Friend Never Die a.k.a Meung Gu, merupakan film yang dibintangi oleh Mario Maurer dan Natcha Jantapan. Film yang diangkat berdasarkan kisah nyata (silakan dilihat pada bagian akhir film) ini menceritakan tentang Song.

Song merupakan anak baru di sekolahnya secara tak sengaja melihat sebuah perkelahian saat ia menuju sekolahnya.

Saat ia sedang asyik memperhatikan perkelahian tersebut, tiba-tiba seorang cewek, Nem, menarik tangan Song agar ia menjauh dari tempat perkelahian supaya ia tidak terkena imbasnya. Sesampainya di sekolah, Song berkenalan dengan Nem. Nem kemudian menjelaskan bahwa apa yang dilihat Song merupakan anggota Geng Sperm, yang diketuai oleh Gun dan merupakan geng yang sangat terkenal dan ditakuti di sekolahnya.

Gun yang sedang berkelahi. Sumber: filmaniaxxi.blogspot.com

Baca juga: The Fault in Our Stars - Secercah Kebahagiaan dalam Duka

 

Setelah Song berkenalan dengan seluruh anggota Geng Sperm, ia merasa senang karena ada teman-teman yang mau menerima dirinya. Meskipun Song tahu bahwa setelah ini kehidupannya akan berubah. Maka, dimulailah persabahatan mereka.

Yang namanya persahabatan memang tidaklah selalu berjalan mulus yang terkadang ada hal yang tidak baik didalamnya. Tetapi, mereka semua bisa melaluinya dengan sangat baik, bahkan sempurna.

Ternyata sang ketua, Gun merupakan anak yang berasal dari keluarga yang sangat berada. Sayangnya, kedua orangtuanya sangat mementingkan pekerjaan daripada dirinya. Ini yang membuat Gun berubah menjadi seorang bad boy dan berkelahi demi melindungi teman-temannya.

Gun telah berkali-kali pindah sekolah karena kenakalannya (suka berkelahi). Namun, di saat yang sama ia menemukan Song, seorang anak baru di sekolahnya. Song sendiri terlihat sangat takut kepada Gun, padahal Gun tidak pernah berbuat macam-macam terhadap dirinya.

Suatu hari, Song, Gun, dan teman-temannya terlibat sebuah perkelahian. Ini diakibatkan oleh pacar kakak Song sedang bersama perempuan lain. Tidak terima dengan perlakuan pacar sang kakak, mereka semua akhrinya terlibat perkelahian besar. Meskipun mereka tahu, bahwa polisi datang dan mereka kabur secepatnya.

Sayangnya, salah satu dari mereka, Nick, kabur duluan dan mengunci pintu mobil, sehingga teman-teman yang lain tidak masuk ke mobil. Akhirnya mereka semua di penjara. Di dalam penjara pun mereka tetap berselisih mengatakan bahwa Nick pengecut dan mementingkan diri sendiri. Meskipun begitu, Gun tetap membela Nick. Dan persahabatan mereka pecah.

Anggota Geng Sperm. Sumber: filmaniaxxi.blogspot.com

Baca juga: The Grand Budapest Hotel - Mereka Yang Layak Disebut "The Best Partners In Crime"

 

Suatu hari, mereka menghadiri ulang tahun salah satu teman sekolah mereka, Dew. Saat sedang asyik berkumpul, tiba-tiba Tod didekati oleh seorang cewek yang meminta dirinya untuk menghajar mantannya. Karena Tod dibayar, maka ia melakukannya dan tak lupa ia mengajak Song untuk membantunya.

Sayangnya, Song menghajarnya hingga melampaui batas, hingga babak belur dan pingsan. Sedangkan Tod, memukuli si perempuan yang sedang bersama orang yang ia dan Song hajar. Song pun ikut-ikutan membatu Tod, karena ia sedang dalam keadaan mabuk berat akibat patah hati karena Dew. Secepat kilat, Gun membawa semua teman-temannya kabur dari tempat itu.

Gun langsung memarahi Tod, namun Tod tidak terima dan pergi begitu saja. Alasan Gun memarahi Tod karena Gun sangat sayang dan melindungi Tod agar tidak terlibat masalah karena hanya karena bayaran semata.

Suatu hari, seseorang mendatangi Gun dan Song untuk memberitahu bahwa salah satu anggota Geng Sperm diculik oleh Night Bazaar, gangster terbesar di Thailand. Tanpa banyak penawaran, maka Geng Sperm tanpa terkecuali, mendatangi markas Night Bazaar dan menyatakan perang kepada mereka, demi membebaskan Tod, anggota yang mereka culik.

Song yang hendak berkelahi melawan NIGHT BAZAAR bersama Geng SPERM. Sumber: afirapirapirot.blogspot.com

Di sebuah gudang usang dan kotor, mereka menemui Night Bazaar. Namun, Geng Sperm kalah dengan jumlah mereka yang sedikit dan tiba-tiba Beer, musuhnya di sekolah, datang bersama puluhan anak buahnya untuk membantu Geng Sperm melawan Night Bazaar. Sayangnya, Night Bazaar hanya menginginkan Tod dan Song. Namun ditahan oleh Gun, karena ia tidak ingin Song menyerahkan diri begitu saja. Dengan jumlah yang berkali-kali lipat lebih banyak dari anggota Sperm, akhirnya pecahlah perkelahian antara Geng Sperm dan Night Bazaar demi menyelamatkan Tod.


Kelelahan setelah berkelahi melawan NIGHT BAZAAR. Sumber: anneninunenonine.blogspot.com

Baca juga: Seven Something: Saat Cinta Berubah Setiap 7 Tahun

 

Gun bersama teman-temannya memiliki rencana ingin merayakan tahun baru bersama. Sayangnya, Gun juga mempunyai janji yang lain. Ia ingin menemui Elle, sang junior di sekolahnya. Demi solidaritas, Gun terlebih dahulu pergi bersama sahabat-sahabatnya merayakan tahun baru dan setelah itu Gun pamit untuk menemui Elle.

Masalah lain terjadi di tempat parkiran. Saat itu, beberapa anggota Night Bazaar mengejek salah satu anggota Sperm, Nick.

Nick yang tak terima, langsung berkelahi dengan Night Bazaar. Melihat Nick dan beberapa teman-temannya berkelahi, Gun tidak tinggal diam. Gun langsung menghajar anggota Night Bazaar. Sayangnya, saat sedang berkelahi, salah satu anggota Night Bazaar yang membawa pisau dibalik jaketnya langsung menusuk perut Gun.

Gun yang terlihat kaget karena perutnya ditusuk pisau, mencoba bersikap baik-baik saja dan seakan tidak ada yang terjadi dengan dirinya. Bahkan Gun sempat mengacungkan jempolnya yang menandakan bahwa ia baik-baik saja. Gun tetap memenuhi janjinya untuk menemui Elle dengan keadaan terluka parah.

Gun tetap bertemu Elle. Namun, baru saja Gun membuka pintu mobil, ia langsung terjatuh dengan memegang perut yang berlumuran darah. Elle yang terkejut melihat keadaan Gun langsung membawanya ke rumah sakit. Adegan ini membuat saya berkaca-kaca. Bagaimana tidak Artebianz, Elle yang membawa Gun ke rumah sakit sambil memegang tangan Gun yang berlumuran darah, yang bermaksud memberikan kekuatan kepada Gun. Nasib berkata lain, saat Elle tetap memegang tangan Gun, mata Gun perlahan-lahan mulai menutup dan Gun tidak bangun kembali. Gun tewas.

Mendengar kabar tewasnya Gun, seluruh anggota Geng Sperm tidak terima. Mereka langsung mencari sang pembunuh. Ternyata sang pembunuh juga dikeluarkan dari gengnya karena berkelahi menggunakan senjata. Kata pemimpin mereka (pemimpin Night Bazaar), gangster yang berkelahi menggunakan senjata adalah pengecut. Dan Song segera menghajar sang pembunuh habis-habisan.

Film ini mengajarkan kita tentang arti persahabatan yang sebenarnya. Menjadi seorang gangster memang bukan tujuan utama Gun, tetapi agar ia bisa melindungi teman-temannya. Baginya, ia tidak ingin dianggap sebagai pemimpin yang harus dihormati setinggi-tingginya. Namun, tetap sebagai teman tanpa membeda-bedakan mereka.

Meskipun seluruh teman-temannya memberikan pangkat pemimpin atau "leader", ia tidak mau menerimanya. Ia hanya ingin dianggap teman dengan tujuan utama ialah saling melindungi. Karena teman adalah segalanya. Gun akan berkorban apa pun itu, meskipun harus dibayar oleh nyawa sekalipun, demi teman-temannya.

Baca juga: Filosofi Kopi - Bukan Sekedar Adaptasi Dari Cerita Pendek



Beberapa kutipan menarik yang terdapat di dalam film ini:

  1. “Uang bukanlah apa-apa bagiku, hal yang berharga adalah kalian teman-teman.”
  2. “Bagiku menyayangi teman-teman bukan berarti memanjakan mereka. Jika mereka salah, aku harus mengingatkanya. Walaupun itu membuat mereka marah.”
  3. “Persahabat tidak hanya sehari dua hari, tapi selamanya.”
  4. “Teman tidak boleh meninggalkan temannya.”
  5. “Nem: Mau berkelahi lagi? Apa yang ingin kau buktikan? Ingin membuktikan kau tangguh, jagoan, atau menarik perhatian?
    Gun: Untuk melindungi yang kami sayangi.”

 

 

Profil Film:

Ganoolmovie.com

Title  : My True Friend/True Friend Never Die a.k.a Meung Gu
Director  : Atsajun Sattakovit
Genre  : Action Drama
Release Date : 04 April 2011
Starring 

: Mario Maurer (Gun)
  Monchanok Sangchaipiengpen (Nem)
  Natcha Jantapan (Song)
  Kamolnet Reungsri
  Nawapaiboon Wuttinanon
  Patomtad Sudpraset 

 

 


Tag :


Arkana

Arkana a.k.a Laura Lidya Monica Putri adalah seorang kutu buku, Thai-Holic (penggemar Film Thailand), yang memiliki hobi menulis.

Profil Selengkapnya >>

Review Film Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Generasi Global dalam Industri Pertelevisian: Menelisik Makna di Balik


Figur: Lia Indra Andriana - Dari Seorang Calon Dokter Gigi Menjadi Salah Satu Penerbit Berpengaruh


Ikan-Ikan dari Laut Merah - Ekspresi Tasawuf dalam Sastra Sufistik


The Imitation Game - Menginspirasi Banyak Orang Tentang Makna Perbedaan


5 Lagu Indonesia Tahun 90-an Mengesankan Versi Artebia


De Oak Cafe Resto Surabaya


Kopi Luwak - Nongkrong Aman Sambil Berbagi Kopi dan Gelak


Wisata Religi: Makam Maulana Sayyid Ismail Janti, Jogoroto, Jombang


WTF Market - Moire: A One-Stop Entertainment Market


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Enam)


Oma Lena - Part 3


Rajukan Sendu