Seven Something: Saat Cinta Berubah Setiap 7 Tahun

25 Nov 2015    View : 2552    By : Arkana


Sawadde kha…

Arka balik lagi, nih!

Langsung aja, ya.

Seven Something a.k.a รัก 7 ปี ดี 7 หน (Rak Jed Pee Dee Jed Hon), merupakan jenis film omnibus atau sebuah film yang terdapat banyak cerita dengan inti/ide yang sama. Film yang disutradarai oleh Jira MaligoolAdisorn Trisirikasem, dan Paween Purikitpanya ini memiliki 3 cerita. Film bergenre drama-romance, yang juga diselingi dengan beberapa lelucon di dalamnya, ini memang bungkus dengan sangat rapi dan manis, sehingga layak ditonton oleh semua umur. 

Cerita pertama berjudul “14” ditulis oleh Paween Purijitpanya yang juga seorang sutradara film Phobia 2. Dimulai dengan kisah cinta Puan (Jirayu La-Ongmanee) dan Milk (Punpun Suthata). Kisah yang terjadi antara Puan dan Milk bisa dibilang “cinta monyet” karena memang berlatar di sebuah sekolah.

Puan and Milk
“14” Puan dan Milk saat jalan-jalan. Sumber.

Sebuah kisah yang diawali dengan Puan yang mengganti status Facebook-nya menjadi "in relationship" membuat teman-temannya yang kebetulan juga sedang online di Facebook seketika gempar. Bagaimana tidak Artebianz, Puan yang dikenal dekat dengan beberapa cewek disekolahnya dan sangat digemari di sekolahnya karena ketampanannya, tiba-tiba telah berpacaran. Maka, semua teman-temannya sibuk mencari tahu dengan siapa Puan berpacaran. Pada akhirnya semuanya terbuka dan Puan secara terang-terangan mengungkapkan perasaannya kepada Milk melalui sebuah video pendek yang ia unggah, bahwa Milk yang telah mencuri hatinya.

Semenjak Puan dan Milk berpacaran, hubungan mereka semakin hari semakin berubah. Puan sangat kecanduan dengan sosial media, terutama YouTube. Bagi Puan, apa pun yang ia rasakan dan Milk rasakan, akan dituangkan ke dalam sebuah video dan menggunggahnya ke YouTube. Hubungan mereka semakin renggang ketika banyak para penonton yang memberikan komentar usil dan tak jarang tidak sopan pada setiap video yang selalu diunggah Puan.

Puan sendiri sangat tergila-gila terhadap apa yang ia lakukan, apalagi ketika video yang ia unggah telah dilihat penonton dan mencapai angka yang cukup luar biasa.

Kisah mereka terhenti saat Puan menggunggah sebuah video-nya bersama Milk saat bermain Skype dan Milk tidak tahan dengan komentar yang sangat tidak baik Frown

“14” Puan dan Milk. Sumber.

 Baca juga: Hormones The Series Season 1: Realita Remaja Saat Ini (Part 1)

 

Cerita kedua, ditulis oleh Adisorn Tresirikasem (Sutradara BTS – Bangkok Traffic (Love) Story) yang berjudul “28”. Kisah ini menceritakan tentang dua orang bintang film yang pernah membintangi film yang terkenal dan mendapat penghargaan. Sayangnya, pada kehidupan nyata, mereka berdua hanyalah orang biasa yang kesulitan dalam hal keuangan, hingga hilangnya ketenaran yang sempat mereka rasakan sebelumnya. Selain itu, mereka juga terlibat perang batin setelah mereka membintangi film yang sama.

Di sisi lain, Mam (Chris Horwang) yang berusia 28 tahun, sedang mati-matian dan berusaha keras agar ia kembali bermain film. Tentunya dengan judul yang sama. Saat itu, tepatnya 7 tahun yang lalu, ia dan Jon (Sunny Suwanmethanont) membintangi film yang berjudul Sea You dan mendapat film terbaik dan Jon sebagai aktor tebaik pada masanya.

28: Mam and Jon
“28” saat masih bermain film Sea You, 7 tahun yang lalu. Sumber.

Kini, Mam tengah berjuang agar ia dapat kembali memainkan peran yang sama di film yang dibuat sequel-nya yang berjudul Sea You 2, untuk itulah ia mencari Jon agar mereka dapat memainkan kembali peran mereka. Namun, Jon kini bukanlah seorang bintang film lagi. Ia sudah bekerja menjadi penjaga akuarium di sebuah Sea World di kotanya. Mam pun bersusah payah menemukan Jon yang dulu tampan dan kini menjadi seorang pemuda bermulut kasar dan tukang mabuk. 

Jon and Mam
“28”, saat Mam mengajak Jon kembali untuk bermain film bersama. Sumber.

Baca juga: Suckseed (Huay Khan Thep): Tumbuh Bersama Mimpi, Sahabat dan Cinta

 

Film terakhir, atau film ketiga, ditulis oleh Jira Maligool (Sutradara Mekhong Full Moon Party dan The Tin Mine), yang berjudul “42.195”. Konsep yang ia gunakan sedikit berbeda dari biasanya. Jira menggunakan konsep, bahwa hidup ini layaknya seperti berlari maraton. Setiap titik-titik kehidupan yang kta temui tak jarang seperti setiap titik-titik tertentu di dalam lari maraton. Setiap titik memunyai tantangan dan risiko yang berbeda, tergantung bagaimana cara kita melewatinya dengan pikiran yang jernih dan hati yang bersih.

She and He“42.195”, She dan He sedang beristirahat sesaat setelah lari marathon. Sumber.

“42.195” menceritakan tentang "She" (Suquan Bulakul) seorang pembawa berita berusia 42 tahun yang kehidupannya berubah dan bertransisi menjadi serba-baru saat ia bertemu dengan "He" (Nichkhun 2PM), seorang pelari maraton berusia 24 tahun yang mengajaknya ikut dalam kejuaraan lari Bangkok Marathon. She yakin, saat ia memulai untuk melakukan lari maraton bersama He, hidupnya akan berubah. 

Nichkhun
“42.195”. He mengikuti lari marathon. Sumber.

Bagaimana Artebianz, penasaran dengan kelanjutan di setiap bagiannya? Yuk, silakan ditonton, ya. Dijamin nggak bosan deh. Bagi, penggemarnya Nichkhun juga jangan lupa ditonton, ya Smile

Khob khun kha, terima kasih.

Baca juga: Art Idol

 

 

Profil Film:

Seven Something
Sumber ilustrasi di sini.


Title : Seven Something
  รัก 7 ปี ดี 7 หน (Rak Jed Pee Dee Jed Hon)
Directed by

: Jira Maligool
  Adisorn Trisirikasem
  Paween Purikitpanya

Produced by

: Jira Maligool
  Vanridee Pongsittisak
  Chenchonnanee Soonthonsaratul
  Suwimol Techasupinan
  Yongyoot Thongkongtoon
  Visute Poolvoralaks

Written by : Jira Maligool
  Adisorn Trisirikasem
  Paween Purikitpanya
Music By : GMM Grammy
Production Company : GTH
Edited By

: Stéphane Ma
  Panayu Khunwallee
  Thammarat Sumethsupachok 

Cinematography : Naruphol Chokanapitak
Distributed by

: GTH (Thailand)
  Golden Village Pictures(Singapore)

Release date : July 26, 2012 (Thailand)
  Augustus 15, 2012 (Indonesia)
  September 6, 2012(Singapore) 
Running film  : 147 minutes 
Country : Thailand 
Language : Thailand, English (Singapore), Indonesia (Indonesia) 

Starring

: Jirayu La-ongmanee
  Sutatta Udomsilp
  Sunny Suwanmethanon
  Sirin Horwang
  Nickhun Horvejkul
  Suquan Bulakul
  Panissara Phimpru

Baca juga: Suckseed (Huay Khan Thep): Tumbuh Bersama Mimpi, Sahabat dan Cinta




Tag :


Arkana

Arkana a.k.a Laura Lidya Monica Putri adalah seorang kutu buku, Thai-Holic (penggemar Film Thailand), yang memiliki hobi menulis.

Profil Selengkapnya >>

Review Film Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Filosofi Pohon Pisang Pada Hubungan Ayah Dan Anak


Voici - Duo Multi Talenta Dari Surabaya


Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya


Gone Girl - Ketika Cinta Berakhir, Yang Tersisa Hanyalah Kematian


5 Lagu Indonesia Tahun 90-an Mengesankan Versi Artebia


Wakul Suroboyo - Berwisata Kuliner Khas Surabaya di Satu Tempat


Omahku - Ngobrol dan Nongkrong dalam Kesederhanaan


Pulau Sempu - Segara Anakan dan Hutan Terlarang


WTF Market 2.0 - Imajinasi, Mimpi, dan Masa Depan


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Tujuh)


Angel's Smile


MENGAPA?